Di pagi yang cerah , deretan kelas 12 yang sepi , meja dan kursi-kursi yang penuh kenangan kepala pusing, tugas- tugas yang segera dikumpulkan, ataupun kita tertawa, berfoto narsis berjajar diatas lantai yang dingin , papan tulis yang masih dipenuhi coretan harapan - harapan masa depan yang belum sempat dihapus, slogan- slogan belajar yang masih terpampang didinding kelas, daftar jadwal pelajaran yang masih menempel di meja guru,dengan taplak meja yang lusuh,semua itu akan menjadi saksi atas ilmu-ilmu yang dengan ikhlas bapak/ibu berikan, dengan tulus beliau ajarkan. Lambat laun wajah-wajah yang pernah mengisi kelas menjadi sirna. Yang tertinggal hanya sudut-sudut ruangan kelas yang senyap, sepertinya baru satu menit yang lalu kita menatap proyektor yang dihiasai dengan soal-soal matematika yang membuat, bernyanyi seenaknya ternyata semua itu telah terlewati
Seperti bumi yang selalu berputar yang menjadikan ada siang dan malam. ada pertemuan ada pula perpisahan , ada masa awal ada juga ada masa akhirs, Tak luput juga siswa-siswa Kelas XII yang harus mengakhir masa studinya di SMAN 106 , yang sudah lulus harus meninggalkan sekolah untuk melanjutkan masa depan mereka. ada rasa bangga Kelas XII yang telah berhasil, tapi juga ada rasa sendu karena harus meninggalkan kebersamaan selama tiga tahun bersama guru-guru dan teman-teman seperjuangan
Secara simbolik SMAN 106 melalukan prosesi purna studi yang menandai berakhirnya belajar mengajar bagi kelas XII di SMA, prosesi ini ditandai dengan pelepasan topi sekolah kepada perwakilan kelas XII oleh Kepala Sekolah , yang kemudian diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XII.

Foto-foto Purna Studi