Senin 17 Nopember 2014, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes (Pol) Drs. Priyo Widyanto, MM. yang diwakili oleh Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Didik Hariadi, bertindak sebagai Pembina Upacara.

Inti sari amanat pembina upacara disajikan sebagai berikut:

  1. Anak-anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) di Polres Metro Jakarta Timur terus bertambah, sehingga harus mendapat perhatian dari berbagai pihak agar dilakukan upaya-upaya pencegahan agar peristiwa ini dapat diantisipasi. Adapun jumlah ABH dari bulan Januari s/d September 2014 berjumlah 39 anak, meliputi 10 kasus narkoba, 11 kasus senjata tajam, 4 curat dan 14 kasus kekerasan fisik serta pelecehan seksual yang melibatkan 98 korban.
  2. Para pelajar mempunyai peranan penting dalam menentukan nasib bangsa di masa yang akan datang, sehingga diharapkan ke depan dapat melanjutkan amanat untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.
  3. Sebagai pengemban harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum, POLRI mengamanatkan sebagai berikut:
    • Tingkatkan tali silaturahmi antara polisi dengan sekolah agar terwujud komunikasi timbal balik dan saling membutuhkan demi tercapainya cita-cita kita semuanya.
    • Hindari perilaku yang dapat merusak dan merugikan citra pelajar, antara lain:
      • Tidak menggunakan narkoba karena narkoba merusak perilaku dan mental manusia.
      • Hindari pergaulan bebas yang sangat dilarang oleh agama karena secara otomatis cita-cita kalian akan musnah.
      • Tidak kebut-kebutan di jalan, telah banyak korban baik luka berat maupun meninggal dunia, sehingga pada akhirnya akan merugikan diri sendiri, keluarga dan sekolah.
      • Stop tawuran/ perkelahian yang akhirnya akan menimbulkan korban jiwa dan mengganggu masyarakat umum.
  4. Tataplah masa depan kalian dengan meningkatkan kreatifitas masing-masing secara optimis dengan terus meningkatkan metode belajar yang up-to-date sehingga pelajar di usia remaja dapat diandalkan di dunia internasional.